Pendaftaran Santri Baru Tahun Ajaran 2025/2026 Telah Dibuka

Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ikhlas secara resmi membuka pendaftaran santri baru untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 Januari hingga 30 Maret 2026.

Program pendidikan yang tersedia meliputi Program Kulliyyatul Qur’an (Tahfidzh 30 Juz), Program Salafiyah (Kitab Kuning), dan Program Madrasah Diniyah. Selain itu, tersedia juga program ekstrakurikuler seperti kaligrafi, nasyid, dan pelatihan pidato.

Persyaratan pendaftaran:
1. Usia minimal 7 tahun (MI/SD) atau 13 tahun (MTs/SMP)
2. Mampu membaca Al-Qur’an dengan baik
3. Mengisi formulir pendaftaran online/offline
4. Menyerahkan fotokopi KK, Akta Kelahiran, dan pas foto terbaru
5. Lulus tes seleksi (baca Al-Qur’an, tulis, wawancara)

Biaya pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia PPDB di nomor WhatsApp: 0812-3456-7890 atau datang langsung ke kantor pondok pesantren pada jam kerja.

“Kami berharap tahun ini dapat menerima lebih banyak santri yang berkualitas dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu agama,” ujar Ust. Abdul Majid, Ketua Panitia PPDB.

Santri Nurul Ikhlas Juara 1 Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi

Prestasi gemilang diraih oleh santri Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ikhlas dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Banten yang digelar di Kota Serang pada 20-25 November 2025.

Ananda Muhammad Fathan Athaya berhasil meraih Juara 1 cabang Tilawah Quran putra. Sementara itu, Ananda Hafsah Nabila berhasil meraih Juara 2 cabang Hifzhil Quran 15 Juz Putri.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih oleh santri-santri kami. Ini adalah hasil dari latihan dan bimbingan yang rutin dari para ustadz,” ujar KH. Muhammad Ikhlas.

Pondok pesantren memberikan apresiasi berupa beasiswa dan uang pembinaan kepada para pemenang. Diharapkan prestasi ini dapat memotivasi santri lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Kegiatan Bakti Sosial Santri di Desa Ciruas

Sebanyak 150 santri Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ikhlas mengikuti kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di Desa Ciruas, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada hari Sabtu, 20 September 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Santri Peduli Sesama” ini meliputi berbagai aksi sosial seperti:
– Bersih-bersih lingkungan desa dan masjid
– Pembagian sembako kepada warga kurang mampu (100 paket)
– Pengobatan gratis bagi warga
– Mengajar ngaji di TPA desa setempat
– Khitanan massal untuk anak-anak kurang mampu

“Kegiatan baksos ini adalah rutinitas yang kami lakukan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya adalah untuk menanamkan jiwa sosial dan kepedulian santri terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ust. Syamsul Arifin selaku pembina kegiatan.

Warga Desa Ciruas menyambut antusias kegiatan baksos ini. Kepala Desa Ciruas, Bapak H. Dedi Supriadi, menyampaikan terima kasih kepada pihak pondok pesantren yang telah peduli dan berkontribusi bagi masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ikhlas menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah pada hari Rabu, 3 September 2025. Acara berlangsung meriah dengan dihadiri oleh seluruh santri, dewan guru, dan masyarakat sekitar.

Peringatan Maulid Nabi kali ini mengusung tema “Meneladani Akhlaq Rasulullah untuk Generasi Milenial”. Acara dimulai dengan pembacaan kitab Maulid Simtudduror yang dipimpin oleh KH. Muhammad Ikhlas, dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ust. Wahyu Hidayat.

“Rasulullah SAW adalah suri tauladan yang paling sempurna bagi umat manusia. Melalui peringatan maulid ini, kita berharap para santri dapat meneladani akhlaq dan kepribadian beliau dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ust. Wahyu dalam tausiyahnya.

Acara dimeriahkan dengan penampilan grup hadrah dan shalawat dari santri putra dan putri. Suasana haru dan khidmat terasa saat seluruh hadirin bershalawat bersama-sama.

Peringatan maulid ditutup dengan doa bersama dan makan berkat yang disediakan oleh santri dan wali santri.

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Menuntut ilmu merupakan salah satu kewajiban bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ”
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Islam sangat menekankan pentingnya ilmu pengetahuan karena dengan ilmu, seseorang dapat mengenal Allah, menjalankan ibadah dengan benar, dan membedakan antara yang halal dan haram.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
“يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ”
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadilah: 11)

Keutamaan menuntut ilmu antara lain:
1. Dimudahkan jalan menuju surga
2. Doa malaikat bagi penuntut ilmu
3. Ilmu yang bermanfaat menjadi amal jariyah
4. Mendapatkan pahala yang terus mengalir

Marilah kita senantiasa bersemangat dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Program Tahfidz 30 Juz: Target Lulusan Hafidz di Usia 18 Tahun

Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ikhlas terus berkomitmen untuk melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an melalui Program Kulliyyatul Qur’an (Tahfidz 30 Juz). Program unggulan ini menargetkan santri dapat menyelesaikan hafalan 30 juz dalam waktu 4 tahun, sehingga pada usia 18 tahun mereka sudah menjadi hafidz/hafidzah.

Program tahfidz di pondok kami memiliki keunggulan:
1. Pembimbing hafidz bersanad (bersambung hingga Rasulullah)
2. Metode talaqqi dan muroja’ah yang efektif
3. Setoran hafalan setiap hari secara individu
4. Muroja’ah berjamaah setiap pagi dan malam
5. Ujian syahadah setiap semester
6. Program tahfidz dan pemahaman makna Al-Qur’an

“Saat ini sudah ada 25 santri yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz di pondok kami. Kami targetkan dalam 5 tahun ke depan jumlahnya bisa mencapai 100 santri,” ujar Ustz. Fatimah Azzahra, pembina program tahfidz putri.

Selain menghafal, santri juga dibekali pemahaman tafsir Al-Qur’an dan ilmu tajwid yang mumpuni, sehingga mereka tidak hanya hafal teks, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an.

Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Gelar Haul ke-15 Pendiri Pondok

Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ikhlas menggelar acara Haul ke-15 almarhum KH. Ahmad Sholihin, pendiri pondok pesantren. Acara yang berlangsung pada hari Ahad, 15 Juni 2025 ini dihadiri oleh ribuan alumni, santri, dan masyarakat sekitar.

Acara dimulai dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok, KH. Muhammad Ikhlas. Setelah itu, digelar pengajian umum yang diisi oleh KH. Hasan Basri dari Pesantren Al-Quran Cipondoh.

“Kegiatan haul ini adalah momen untuk mengenang kembali perjuangan almarhum KH. Ahmad Sholihin dalam mendirikan pondok ini. Beliau adalah sosok yang ikhlas dan gigih dalam mendidik generasi muda,” ujar KH. Muhammad Ikhlas dalam sambutannya.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pentas seni Islami oleh para santri, seperti pembacaan shalawat, nasyid, dan kaligrafi. Acara ditutup dengan doa bersama untuk para leluhur dan kesuksesan pondok pesantren ke depannya.